Blog merupakan singkatan dari web
log[1] adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat
sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini
seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti
isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini
biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog
tersebut.
Daftar isi
- Sejarah
- Komunitas Blogger
- Jenis-jenis blog
- Budaya populer
- Risiko kejahatan
- Lihat pula
- Referensi
- Pranala luar
Sejarah
Media
blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh Pyra Labs sebelum akhirnya PyraLab diakuisisi oleh Google.Com
pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat
aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.
Blog
mempunyai fungsi yang sangat beragam,dari sebuah catatan harian, media
publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media
dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis
tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog
yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti
menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para
pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang
dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat
non-interaktif.
Situs-situs
web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan
weblog sering disebut sebagai blogosphere.
Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat
besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial
terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm
atau badai blog.
Komunitas Blogger
Komunitas
blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari [para blogger] berdasarkan
kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus,
kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam
komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan
bersama-sama seperti kopi darat.
Untuk
bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan
yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal
dari daerah tertentu.
Jenis-jenis blog
- Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
- Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan, dan perbincangan teman.
- Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu.
- Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
- Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
- Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
- Blog mode: Lebih dikenal dengan "fashion blog". Isinya seputar gaya, perkembangan mode, selera fesyen, liputan pameran mode, dan lain-lain.
- Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
- Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
- Blog media: Berfokus pada bahasan berbagai macam informasi
- Blog agama: Membahas tentang agama
- Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
- Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
- Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
- Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
- Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek di luar manusia; seperti anjing
- Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)
- Blog virus (virus): Digunakan untuk merusak
Budaya populer
Ngeblog (istilah bahasa Indonesia
untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui
eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat
(mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta
blog yang bisa ditemukan di internet[butuh rujukan],
dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali perangkat lunak, peralatan, dan aplikasi internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik
blog) untuk merawat blognya. Selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di
blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking,
yaitu aktivitas para blogger meninggalkan tautan di blog atau situs orang lain
seraya memberikan komentar[butuh rujukan].
Beberapa
blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama
melalui program periklanan (misalnya AdSense, posting berbayar, penjualan tautan,
atau afiliasi). Sehingga kemudian muncullah istilah blogger profesional, atau problogger,
yaitu orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog[butuh rujukan],
karena banyak saluran pendapatan dana, baik berupa dolar maupun rupiah, dari
aktivitas ngeblog ini[butuh rujukan].
Risiko kejahatan
Karena
blog sering digunakan untuk menulis aktivitas sehari-hari yang terjadi pada
penulisnya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan penulisnya tentang
berbagai macam topik yang terjadi dan untuk berbagi informasi - blog menjadi
sumber informasi bagi para hacker, pencuri identitas, mata-mata, dan
lain sebagainya. Banyak berkas-berkas rahasia dan penulisan isu sensitif
ditemukan dalam blog-blog. Hal ini berakibat dipecatnya seseorang dari
pekerjaannya, diblokir aksesnya, didenda, dan bahkan ditangkap.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Blog
Tidak ada komentar:
Posting Komentar